Tokoh Masyarakat Misool: Warga Dengarkan Arahan Pemerintah Terkait Covid-19

Tokoh Masyarakat Misool: Warga Dengarkan Arahan Pemerintah Terkait Covid-19
Hasan Makassar Salah Satu Tokoh Masyarakat Misool

HARIANNKRI.COM – Salah satu Tokoh Masyarakat Kepulauan Misool Kabupaten Raja Ampat, Hasan Makassar yang kini menjabat sebagai Kepala SMK 2 Raja Ampat, menyatakan keprihatinannya terkait dengan tersebarnya wabah Virus Corona (Covid-19) yang sudah menjadi perhatian dunia.

Sebagai tokoh masyarakat dan juga tokoh pendidikan ia menghimbau kepada seluruh mahasiswa asal Raja Ampat pada umumnya lebih khusus kepada warga di kepulauan Misool yang jauh dari informasi dan terbatasnya peralatan medis seperti Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai agar tetap waspada dan tentunya memastikan segala bentuk informasi dari pihak yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab.

“Saya menghimbau kepada seluruh mahasiswa Raja Ampat utamanya bagi masyarakat Misool, yang cukup jauh dari informasi juga dengan terbatasnya peralatan medis, agar tetap berikhtiar dan waspada dan tentunya memastikan segala bentuk informasi yang falid dan akurat dr sumber yang dapat dipercaya dan dipertanggung jawabkan” tulisnya dalam pernyataannya, Selasa (31/3/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan kepada warga masyaralat di Raja Ampat untuk selalu mendengar arahan dari pemerintah terutama menjaga kesehatan dan yang paling penting sebagai umat beragama untuk bersama-sama mendoakan wabah covid-19 ini agar cepat berlalu agar masyarakat kembali melakukan aktifitas sebagaimana mestinya.

“Masyarakat perlu menjaga kesehatan, kebersihan dan juga menerapkan pola hidup sehat, dan yang paling penting adalah sebagai manusia kita perlu banyak berdoa agar wabah ini segera selesai sehingga kita dapat melakukan aktivitas seperti biasa,” beber mantan Kepala Distrik Misool Barat ini.

Hasan melanjutkan, masyarakat di Raja Ampat perlu banyak ikhtiar namun tidak harus dengan rasa takut yang berlebihan sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga agar masyarakat bisa menyiapkan stok bahan makanan yang cukup di saat mengantisipasi dampak dari lockdown jika masa tanggap darurat di perpanjang oleh pemerintah.

“Masyarakat perlu banyak ikhtiar namun tidak mesti harus dengan rasa takut yang berlebihan agar stamina dan daya tahan tubuh tetap terjaga, namun tak lepas juga kesiapan masyarakat dalam menyiapkan stok bahan makanan yang cukup dikala mengantisipasi dampak lockdown jika masa tanggap darurat dapat diperpanjang oleh pemerintah daerah,” tutupnya, (HSG)

Loading...