Pilkada, Format SBT Jakarta Harapkan Jangan Ada Perpecahan Masyarakat

Pilkada, Format SBT Jakarta Harapkan Jangan Ada Perpecahan Masyarakat
Ketua Umum Format SBT Jakarta M Jufri Rumaratu

Pilkada, Format SBT Jakarta Harapkan Jangan Ada Perpecahan Masyarakat.

Ditulis oleh: M Jufri Rumaratu, Ketua Umum Format SBT Jakarta.

Pilkada serentak 2020 akan digelar di 207 wilayah, 9 di antaranya merupakan pemilihan di tingkat provinsi dan 261 kabupaten/kota. Saat ini, tahapan pilkada telah memasuki masa kampanye terbuka para calon kepala daerah yang berlangsung pada 26 September hingga 5 Desember 2020.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat demokrasi. Penguatan demokrasi mengandung arti bagaimana agar proses Pilkada tidak sekadar hadir, dirayakan, serta terselenggara secara prosedural, lancar dan aman. Tetapi, juga dapat dirasakan hasilnya secara substantif oleh rakyat,”

Ini juga perlu di awasi dalam penyelenggaraan Pilkada di kabupaten serambagian timur, kami FORMAT SBT JAKARTA berharap perbedaan pilihan politik tidak membuat masyarakatnya mudah terprovokasi oleh informasi ataupun isu-isu yang tidak jelas sumber dan validitasnya.

Baca Juga :  Halal Bihalal Kabupaten Wajo Disertai Penyerahan Bantuan Korban Banjir

Sebab biasanya dalam proses penyelenggaraan hajat demokrasi kerap muncul informasi yang berpotensi memecah-belah kerukunan dan Harmonisasi dalam kemasyarakatan, dan hal itu pun dalam kekelurga perbedaan pilihan juga jangan dijadikan persoalan dalam membaca persatu keluarga.

Tetap kedepankan kesatuan dan persatuan, beretika, bermoral dalam berpikir, berkata dan bertindak dengan tidak mengadu domba, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian, terutama melalui media sosial, media cetak dan media elektronik sehingga pilkada berlangsung dengan nyaman, aman, lancar dan sukses Tanpa harus di sinyari dengan embel-embel perpecahan

Dan juga kami berharap untuk para Tokoh masyarak dan semua tokoh agama bisa turut aktif menjaga ketentraman masyarakat menjelang Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Kita tentu tidak ingin masyarakat terbelah akibat isu yang meyesat dalam mengandung unsur perpecahan masyarakat dalam Pilkada 9Desember mendatang,

Baca Juga :  Ketua DPRD Boalemo Apresiasi Ide Kreatif Sosial Club Wonosari
Loading...