David: Puan Maharani, Jangan Ragukan Pancasila Kepada Masyarakat Sumatera Barat

David: Puan Maharani, Jangan Ragukan Pancasila Kepada Masyarakat Sumatera Barat
Ketua Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang (PPMM) David

HARIANNKRI.ID – Kelompok masyarakat Sumatera Barat yang tergabung dalam Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang (PPMM) akan melaporkan Ketua DPP PDIP Puan Maharani ke Bareskrim Mabes Polri. Ucapan  “Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi mendukung negara Pancasila” Rabu (2/9/2020) lalu dinilai telah menghina masyarakat Sumatera Barat.

Ketua PPMM David menjelaskan, pernyataan Puan Maharani tersebut dinilainya tak pantas karena telah menghina masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Sebagai pembesar partai yang juga Ketua DPR RI, seharusnya Puan sadar jika ucapan tersebut akan memecah belah anak bangsa.

“Statement dari ibu yang merasa terhormat itu Puan Maharani sungguh menggangu kami. Putra asli Sumatera Barat. Yang merasa terhormat itu justru menambah jurang pemisah Sumatera Barat dengan Indonesia. Rasa kebangsaan saat ini terkoyak dengan ucapan Puan Maharani,” kata David melalui sambungan selular, Kamis (3/9/2020).

610X200 HUT Kapuas

Ia pun menuding putri Megawati ini meragukan rakyat Sumbar dalam menjaga Pancasila. Ketua PPMM ini menganggap Puan melupakan jasa putra-putri Sumbar yang telah berjuang memerdekakan Indonesia. Ia pun menyebut nama Sang Proklamator Mohammad Hatta, Sutan Syahrir, Tan Malaka, Hamka dan sejumlah nama lainnya.

Baca Juga :  Ryamizard Ryacudu Buka Konferensi Ulama Sufi Internasional

“Jangan ragukan Pancasila kepada masyarakat Sumatera Barat. Kurang bukti apa masyarakat Sumbar dalam ikut merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Puan mungkin lupa atau tidak tahu kalau mereka orang Sumatera Barat. Jangan sampai pejuang proklamasi menangis dengan ujaran itu,” ujar David.

700 Covid Hariannkri

Ia menambahkan, ucapan Puan Maharani tersebut seperti mempertanyakan hal yang tidak masuk akal. David pun menyebut pernyataan tersebut salah kaprah dan mengandaikan pernyataan tersebut dengan peryataan tentang makanan Padang.

“Ini seperti orang makan rendang pakai sambal ijo di rumah makan Padang, kemudian bertanya, makanan tersebut berasal darimana, hanya gara-gara tukang masak dan pemiliknya Orang Solo. Masa masih tanya itu makanan khas mana?” tegas David.

Baca Juga :  Jakarta dan Surakarta Lockdown, Indonesia Kapan?

Ketua PPMM ini menegaskan, ia bersama anggota lainnya akan mendatangi Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (4/9/2020) siang. Pihaknya akan melaporkan Puan Maharani dengan dugaan penghinaan terhadap masyarakat Sumatera Barat.

“Jumat besok setelah Jumatan kami akan ke Bareskrim Mabes Polri. Yang merasa terhormat tersebut telah menghina masyarakat Sumbar,” tutup David. (HRN)

700 Covid Hariannkri
Loading...