Polairud Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 100 Ton Rotan Ilegal

Polairud Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 100 Ton Rotan Ilegal
Direktur Polairud Polda Kalbar Kombespol Benyamin Sapta saat konferensi pers di Dermaga Dit Polairud Polda Kalbar, Jumat (16/4/2021)

HARIANNKRI.ID – Direktorat Polairud Polda Kalbar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan atau ekspor kurang lebih 100 ton rotan ilegal, Jumat 9 April 2021 lalu. Upaya penyelundupan dilakukan dengan menggunakan Kapal Layar Motor Abna Jaya.

Hal ini dijelaskan Direktur Polairud Polda Kalbar Kombespol Benyamin Sapta saat konferensi pers di Dermaga Dit Polairud Polda Kalbar, Jumat (16/4/2021). Disampaikan pula, KLM Abna Jaya dinahkodai Suriansyah dengan ABK 6 sebanyak orang. Penangkapan dilakukan di perairan Natai Kuini Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang.

“Digagalkannya upaya penyelundupan 100 ton rotan ini, saat Personil kami Unit Gakkum Bersama dengan Unit patroli Natai kuini melaksanakan patroli rutin dan dari hasil pemeriksaan anggota di lapangan angkutan rotan ini Diduga melakukan TP Perdagangan Rotan, pemalsuan Dokumen Dan pelayaran,” kata Direktur Polairud Polda Kalbar.

Baca Juga :  Pengobatan Hernia Gratis Kejati Sumut Pecahkan Rekor MURI

Lanjutnya, dalam rangka mendukung Polri Presisi Program Prioritas (100 hari) Kapolri, pihaknya tidak akan pernah berhenti melakukan penegakan hukum terhadap Kejahatan yang terjadi di wilayah Perairan Kalimantan Barat.Oleh karena itu, pihaknya selalu berusaha maksimal untuk mengungkap kasus-kasus yang menjadi prioritas.

“Dengan diungkapnya kasus ini, diharapkan dapat memutus mata rantai permintaan rotan ilegal yang diselundupkan ke luar negeri. Serta memporakporandakan jaringan atau sindikatnya untuk dilakukan proses hukum. Dan membantu menyelamatkan kerugian negara dari sektor PNBP,” ujar Direktur Polairud Polda Kalbar.

Kombespol Benyamin Sapta mengimbau masyarakat agar melaporkan jika melihat ada aktivitas ilegal maupun yang mencurigakan. Sehingga pihaknya agar bisa mencegah maupun memproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  PKS Sebut PERPPU Corona Berpotensi Membuat Jokowi Abuse Of Power

“Saat ini barang bukti 100 ton rotan itu berada didermaga Ditpolairud polda kalbar guna proses lebih lanjut,” tutupnya. (ARH)

Loading...