OSINT, Cara Mudah Cek Penipuan dan Hoaks

  • Whatsapp
OSINT, Cara Mudah Cek Penipuan dan Hoaks
OSINT, Cara Mudah Cek Penipuan dan Hoaks

HARIANNKRI.ID – Teknik OSINT kerap digunakan Aparat Penegak Hukum (APH) dan wartawan untuk mengecek adanya penipuan atau hoaks. Meski Teknik ini sangat mudah dan efektif diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, namun penggunaannya masih sangat awam di masyarakat.

Tak bisa dipungkiri, era serba online membuat masyarakat semakin mudah menerima atau mendapatkan informasi. Berbagai informasi yang masuk, sering kali belum tentu benar bahkan bermodus penipuan dan hoaks. Ada yang berupa pesan berantai di WhatsApp, ada juga iklan belanja online dengan harga super murah. Tidak jarang, banyak orang akhirnya jadi korban penipuan karena kurang hati-hati.

Padahal, sebenarnya ada cara mudah untuk mengecek kebenaran informasi itu.

Apa Itu OSINT

OSINT adalah singkatan dari Open Source Intelligence. Istilah atau Teknik ini berarti mencari dan mengumpulkan informasi dari sumber terbuka yang bisa diakses siapa saja. Misalnya dari Google, Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, Google Maps, atau situs berita.

Teknik ini biasa dipakai polisi untuk melacak penjahat. Wartawan menggunakan tkenik ini untuk mencari bukti kebenaran sebuah peristiwa atau berita. Bahkan, perusahaan besar juga memanfaatkannya untuk memantau para pesaing bisnis.

Meski terdengar asing, sebenarnya OSINT sering kita lakukan sehari-hari tanpa sadar. Sebenarnya, masyarakat biasa juga bisa memanfaatkan OSINT, karena caranya sangat sederhana. Berikut contohnya:

  1. Cek Penjual Pnline

Banyak kasus orang tertipu belanja online. Caranya gampang, cukup cari nama toko atau nomor penjual di Google atau Facebook. Kalau tidak ada jejak sama sekali, patut dicurigai.

  1. Verifikasi Berita Hoaks

Pernah dapat pesan “besok ada gempa besar di kota ini”? Jangan langsung percaya. Ketik ulang di Google, biasanya ada klarifikasi dari BMKG atau pihak resmi.

  1. Lacak Foto Fencurigakan

Ada barang murah banget di marketplace? Foto produknya bisa dicek lewat Google Image Search. Kalau ternyata foto itu sudah ada sejak 5 tahun lalu di luar negeri, jelas penipuan.

  1. Cek Nomor Telepon Asing

Pernah dapat missed call dari nomor tak dikenal? Masukkan ke Google. Sering kali muncul laporan orang lain bahwa nomor itu dipakai penipu.

  1. Cari lokasi dari foto

Misalnya ada orang mengunggah foto dengan gedung unik di belakangnya. Kita bisa cocokan dengan Google Maps Street View untuk tahu lokasinya benar atau tidak.

Semua langkah itu bisa dilakukan hanya dengan modal ponsel dan internet. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk mudah tertipu. Kalau kita terbiasa mengecek kebenaran informasi, hoaks tidak akan mudah menyebar, dan penipu online juga makin sulit menjerat korban.

OSINT bukan hanya milik polisi atau wartawan. Kita sebagai masyarakat juga bisa melindungi diri dengan cara sederhana ini. Mulai sekarang, biasakan cari tahu dulu sebelum percaya atau sebelum belanja.

Ingat pepatah: “Saring sebelum sharing, cek sebelum transfer.” (RRA)

Pos terkait