KPK Kunjungi Raja Ampat Untuk Monitoring Centre For Preventian

KPK Kunjungi Raja Ampat Untuk Monitoring Centre For Preventian
Kegiatan Monitoring KPK bersama Pemda Raja Ampat

HARIANNKRI.ID – Kasatgas Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar Rapat Kordinasi dalam rangka Monitoring Centre For Prevention (MCP) dalam rangka pencegahan korupsi.

Rakor tersebut di gelar di ruang Wayag Kabupaten, Rabu (3/3/2021). Turut hadir Kasatgas Korwil Wilayah V KPK. Sekda Raja Ampat, dan Pimpinan OPD di lingkungannya.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE dalam pemaparannya sangat mengapresiasi kedatangan lembaga pengawas keuangan negara melalui Satgas Wilayah V KPK Ke Raja Ampat

“Saya menyampaikan apresiasi kepada pak satgas KPK dan teman-teman yang hadir di Waisai sebagaimana kami juga menginginkan kordinasi ataupun pertemuan seperti ini harus seringkali kita lakukan untuk memberikan satu evakuasi kepada kita berkaitan dengan bidang pencegahan dari KPK,” ucap AFU.

Baca Juga :  Bupati Cirebon Tercyduk KPK Diduga Lakukan Jual Beli Jabatan
KPK Kunjungi Raja Ampat Untuk Monitoring Centre For Preventian
Foto Bersama Pemda Raja Ampat dan Tim Satgas Wilayah V KPK

Sebagai Kepala Daerah yang bertanggung jawab, ia mengingatkan kepada seluruh pejabat/pimpinan OPD di lingkungannya. Agar serius dalam mengimplementasikan hal-hal yang menjadi catatan dalam kunjungan KPK ini agar di tindak lanjuti.

“Hal-hal yang telah menjadi penegasan KPK harus ditindak lanjuti atau diimplementasikan. Kita harus fokus, harus lakukan dan konsisten melakukan pencapaian hal-hal yang menjadi penegasan KPK,” tambah Bupati Raja Ampat.

Sementara itu, Kasatgas Wilayah V KPK, Dian Patria, menjabarkan beberapa poin penting yang perlu di soroti secara serius kepada seluruh pejabat dan aparatur terkait ketaatan laporan LHKPN, Penertiban Aset, Perizinan, Konsolidasi data antar dinas, Pemanfaatan teknologi atau sistem yang terintegrasi dalam rangka transparansi publik.

Baca Juga :  Warga Kofiau Raja Ampat Minta Sabuk Nusantara 62 Stop Beroperasi

“Kami intinya siap (mendampingi-red). Kita sama-sama karena perubahan itu buat masyarakat disini. Fungsi kordinasi, kalau ada kejanggalan silahkan pake kami untuk kebaikan,” tuturnya.

Menurutnya hal yang paling penting dalam upaya pencegahan korupsi yakni komitmen dan keterbukaan seluruh pejabat dan aparatur di daerah. (HSG)

Loading...