HARIANNKRI.ID – Keberhasilan pelaksanaan Operasi Madago Raya III diantaranya karena pendekatan dakwah yang dilakukan oleh para Dai Polri. Mereka berdakwah dari masjid ke masjid sampai ke lumbung simpatisan teroris.
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Probowo, M.Si kembali menginjakkan kakinya di bumi Tadulako Palu dalam rangka Anev Ops Madago Raya III di Mapolda Sulawesi Tengah, Jumat (6/8/2021).
Kehadiran Kapolri didampingi oleh beberapa pejabat utama dari Mabes Polri. Rombingan disambut oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Abd. Rakhman Baso, SH,MH di gedung rupatama Mapolda Sulteng.
Dalam paparannya, Kapolda Sulteng menggambarkan keberhasilan yang diraih oleh seluruh satgas yang terlibat dalam Operasi Madago Raya III. Dipaparkan pula, kinerja Dai Polri yang secara khusus ditugaskan untuk bergabung dalam Ops Madago Raya III. Mereka melakukan pendekatan melalui dakwah dari masjid ke masjid sampai ke lumbung simpatisan teroris dan juga penggalangan terhadap tokoh agama dan tokoh masyarakat di Poso.
Hadirnya 4 dai Polri nasional terbaik jebolan Grand Final Dai Polri di TVRI saat bulan ramadhan tahun ini diterima dengan sangat baik oleh lapisan masyarakat Kabupaten Poso.
Dai Polri yang ditugaskan dalam Ops Madago Raya III adalah Iptu Atmal Fauzi, SH Kapolsek Tapa Polda Gorontalo, Dai Polri yang lain adalah 2 (dua) personil Polres Bone Polda Sulsel yaitu Aipda A. Syarif Alqadri AR dan Bripka agus Salim dan dari Dit Binmas Polda Sulsel Bripka Muhammad Nur Hilal, SH.
Dalam arahannya Kapolri sangat mengapresiasi kinerja Dai Polri yang terbukti memberikan kesejukan ditengah masyarakat Poso dengan metode dakwah yang dilakukan. Juga kegiatan pendekatan melalui silaturahim tokoh lintas agama.
“Saya bangga dengan kalian,” ungkap Kapolri.
Sebelum meninggalkan Aula Rupatama Polda Sulteng, Kapolri meminta agar dai polri yang sudah bisa melanjutkan pendidikan, “Agar diprioritaskan,” ungkapnya. (ANW)







