Anggota DPR RI Sebut Viral Erick Thohir Terkait Toilet SPBU Pencitraan Tak Kreatif

Anggota DPR RI Sebut Viral Erick Thohir Terkait Toilet SPBU Pencitraan Tak Kreatif
Screenshot video viral Menteri BUMN Erick Thohir mempertanyakan sarana toilet SPBU Pertamina berbayar

HARIANNKRI.IDAnggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengingatkan Menteri BUMN Erick Thohir, masih banyak tugas-tugas pemerintahan yang lebih penting dan strategis daripada mempermasalahkan toilet SPBU Pertamina. Ia pun menyebut video viral tersebut sebagai upaya pencitraan yang tidak kreatif.

Sebelumnya, ramai diberitakan aksi Erick Tohir sedang berbincang dengan penjaga toilet SPBU. Erick menanyakan kenapa toilet SPBU berbayar. Padahal keberadaan toilet dan musholla merupakan bagian layanan yang harus disediakan oleh pengelola.

“Aksi blusukan Erick ke SPBU itu viral di media sosial. Beberapa kalangan menilai tidak seharusnya mempersoalkan urusan kecil. Lebih baik Erick memikirkan masalah yang lebih besar dan lebih penting,” kata Mulyanto di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Menurut Mulyanto saat ini banyak hal yang lebih strategis yang perlu mendapat perhatian serius Menteri BUMN. Seperti nasib Garuda, utang PLN dan progres pembangunan kilang Tuban, Pertamina dan lain-lain.

Baca Juga :  Nasib Miris Tenaga Medis di Sistem Kapitalis. Opini Wijiati Lestari

“Daripada mengurus toilet SPBU lebih baik Erick Thohir mendorong Pertamina, agar segera menyelesaikan Kilang Tuban. Sehingga kita dapat mengurangi impor BBM dan menekan defisit transaksi berjalan sektor migas,” tegas Mulyanto.

Lanjutnya, DPR juga mendesak Eric Thohir untuk mengawasi Pertamina, agar tidak lagi terjadi kebakaran kilang BBM seperti di Balongan dan Cilacap. Jangan sampai seperti kejadian saat ini, dimana setiap 4 bulan sekali terjadi kebakaran kilang Pertamina.

Mulyanto menambahkan masalah di wilayah kerja Kementerian BUMN  sangat banyak. Mulai dari masalah di perusahaan induk sampai di anak-cucu BUMN, termasuk BUMN energi. Semua membutuhkan perhatian dan pengawasan yang serius.  Sehingga tidak merugi dan disuntik PMN (penyertaan modal negara) setiap tahun, seperti diminta Presiden Jokowi.

Karena itu, Mulyanto minta Erick Thohir fokus menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Bukan malah genit tebar pesona untuk membangun pencitraan. Kalaupun mau membangun citra untuk keperluan pilpres, cara Erick sangat tidak menarik. Masuk gorong-gorong, bersihkan got, pantau toilet sudah menjadi trade mark calon lain,” tegasnya.

Baca Juga :  Bansos Terdampak PPKM Darurat, Buka Cekbansos.Kemensos

Erick Thohir Mempermasalahkan Toilet SPBU Pertamina Dinilai Merendahkan Diri Sendiri

Sebagai jebolan Master of Business Administration National California University harusnya Eric bisa lebih kreatif membangun citra dirinya. Erick dapat menunjukan kepada masyarakat kemampuan terbaiknya dalam mengelola BUMN. Bukan dengan aksi yang remeh-temeh seperti soal toilet SPBU Pertamina.

“Kalau Erick ngurus toilet SPBU, sama saja mendowngrade kemampuannya. Nantinya bukan citra positif yang didapat malah citra negatif yang dituai,” tandas Mulyanto.

Mulyanto minta, agar pejabat Pemerintah secara umum berhenti untuk tebar pesona seperti itu. Menurutnya, masyarakat sudah bosan dengan gaya pencitraan tersebut.

“Kini waktunya bagi Pemerintah untuk bekerja, berkinerja dan unjuk prestasi menyelesaikan berbagai persoalan strategis bangsa.  Ini yang ditunggu masyarakat,” tutup Mulyanto. (OSY)

Loading...