Ribut Hak Asuh Gala Sky, KPAI Minta Keluarga Vanessa Angel dan Bibi Tahan Diri

Ribut Hak Asuh Gala Sky, KPAI Minta Keluarga Vanessa Angel dan Bibi Tahan Diri
Pasangan Vanessa Angel dan Bibi beserta Gala Sky

HARIANNKRI.ID – Kepala Divisi Pengawasan, Monitoring dan Evaluasi (Kadivwasmonev)  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra mengingatkan, ribut hak asuh Gala Sky, anak pasangan almarhum Vanessa Angel dan Bibi sangat berdampak pada psikologi anak. Ia pun meminta kedua pihak keluarga untuk mempertimbangkan perkembangan mental sang anak yatim piatu tersebut.

Jasra Putra mengongatkan, sangat tidak layak, anak bayi umur 2,5 tahun, berada di pusaran konflik orang dewasa. Karena anak sekecil itu, tahunya semua keluarga mencintainya. Ia menuturkan, pengalaman KPAI dalam mediasi perebutan hak asuh anak.

“Seringkali alih-alih melindungi anak. Ternyata energi besar perebutan kuasa asuh dan pusaran konflik yang menebal itu,” kata Jasra dalam diskusi live Instagram yang diselenggarakan HaloHukum.com, Jumat (14/1/2022).

Lanjutnya, meninggalkan anak-anak dalam situasi semakin rumit yang tidak pernahdi pahaminya serta menghilangkan kehangatan keluarga adalah situasi yang tidak pernah ingin dialami bayi seumur Gala. Karena tidak mendapatkan lingkungan yang kondusif sehingga membawa buruk perkembangan psikologisnya.

Baca Juga :  Sikap Permissif dan Tidak Sensitif Korban Di Kasus SMP Purbalingga

“Anak sekecil itu belum mengerti kenapa ayah ibunya tak pernah pulang. Ia bertanya terus kepada orang di sekitarnya, karena belum mengerti konsep kematian,” ujarnya.

Keluarga Almarhum Vanessa Angel dan Bibi Harus Kedepankan Masa Depan Gala Sky

Ia pun mengingatkan, saat ini yang paling penting adalah menghantarkan Gala sampai ia dewasa, memberi pemahaman, pengertian dan dijelaskan bahwa almarhum kedua orang tuanya sangat menyayanginya, perhatian padanya. Bahkan, lanjut Jasra, sepeninggal mereka berdua, keluarga masih memperjuangkan masa depannya.

“Inilah yang harusnya keluarga atur sebaik baiknya. Hantarkan ananda Gala sampai ia benar benar siap dan mampu memutuskan sendiri dan menyadari hak haknya,” ungkapnya.

Kadivwasmonev KPAI ini juga mengingatkan, ke depan segala pembicaraan di publik, di medsos dan media akan menjadi rekam jejak digital. Ia mengaku sangat mengkhawatirkan kondisi ananda Gala ke depan, bila keluarga tidak menahan diri dari pernyataan pernyataan yang membuat situasi semakin buruk untuk perkembangan mental, psikis, emosional Gala.

Baca Juga :  Refleksi Hari Pendidikan Nasional. Opini Jasra Putra

Karena kedepan, anak pasangan Vanessa Angel dan Bibi ini akan mulai mempertanyakan apa yang terjadi. Untuk itu, tegasnya, penting keluarga menahan diri, menjaga identitas, privacynya. Ada kepentingan yang lebih besar untuk menghantarkan Gala dalam menjemput masa depan dan menerima semua keadaan.

“Saya kira sangat dalam pesan kedua almarhum Bibi dan Vanessa Angel, saat berjuang dan mengorbankan dirinya agar anak semata wayangnya selamat saat peristiwa tersebut, tanpa bisa menyaksikan anaknya selamat kemudian. Mari perjuangan keduanya jangan disia-siakan, dan menjadi kewajiban para keluarga menghantarkan masa depan ananda Gala lebih baik lagi. Keluarga dan masyarakat bisa mengambil pesan positif dari perjuangan keduanya,” tutup Jasra Putra. (OSY)

Loading...