Hasil Test CPNS Tahun 2018 Tunggu Pertemuan Bupati Se Papua Barat Dengan Menpan RB

Hasil Test CPNS Tahun 2018 Tunggu Pertemuan Bupati Se Papua Barat Dengan Menpan RB
Sekda Raja Ampat, Drs Yusup Salim saat memberikan penjelasan kepada para pelamar CPNS Tahun 2018 di depan kantor Pemda Raja Ampat, Senin (10/8/2020)

HARIANNKRI.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat hingga kini belum mengumumkan hasil test CPNS Formasi Tahun 2018. Hal ini dijelaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Raja Ampat, Drs Yusup Salim, M.Si.

Menurutnya, saat ini Gubernur Papua Barat dan seluruh Bupati melakukan pertemuan dengan Kemenpan RB. Dan dari hasil pertemuan tersebut tentunya akan melahirkan kebijakan-kebijakan penting tentang formasi CPNS tahun 2018.

“Sebagaimana yang sudah saya sampaikan, bahwa kemarin itu kita tunda lagi (pengumuman hasil test CPNS-red). Karena berdasarkan kesepakatan, Gubernur dan seluruh Bupati harus ke Jakarta. Mungkin saudara-saudara ikut perkembangan lewat medson dan lain sebagainya. Kita juga menginginkan adanya perwakilan. Tapi setelah kita minta perwakilan menolak untuk datang. Kabupaten lain ada perwakilan. Sehingga bisa mendengar langsung apa yang menjadi keputusan,” kata Sekda Raja Ampat saat memberikan penjelasan kepada para pelamar CPNS Tahun 2018 di depan kantor Pemda Raja Ampat, Senin (10/8/2020).

Baca Juga :  Korban Kebakaran di Talang Jawa Terima Berbagai Sumbangan

Dijelaskan Sekda, berdasarkan masukan dari Gubernur dan seluruh Bupati ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh kabupaten/kota. Diantaranya bagi daerah-daerah yang belum mengumumkan agar memastikan bahwa 80% minimal kuota OAP Harus masuk. Selain itu berdasarkan keputusan bersama maka seluruh Bupati harus memetahkan dan melaporkan kepada Menpan RB tentang formasi itu secara jelas.

“Seluruh Bupati harus menandatangani surat pernyataan bertanggung jawab mutlak. Sehingga begitu diumumkan, berarti sudah pasti bahwa Orang Asli Raja Ampat diutamakan” tambahnya.

Lanjut Sekda, saat ini pemerintah sedang melakukan pemetaan untuk memastikan kuota 80:20 itu terpenuhi

“Sehingga hari ini tugas kami adalah memetahkan bersama kabupaten dan kota lain. Setelah dipetakan kita akan kirim. Dan nanti kita dapat informasi kapan akan diumumkan secara serentak. Semua harus melalui prosedur-prosedur, kami kasih jaminan jangan kuatir,” tutupnya. (HSG)

Baca Juga :  KTP NIK Ganda, Pilpres 2019 dan Ancaman Kedaulatan
Loading...