Faris Ori Dipastikan Menang Telak di Pilkada Raja Ampat

Faris Ori Dipastikan Menang Telak di Pilkada Raja Ampat
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati SE. dan Orideko Iriano Burdam SIP,MM,M.Ec.Dev, (Faris Ori) saat penyampaian visi misi beberapa waktu lalu

HARIANNKRI.ID – Perhitungan data real hasil Pilkada Raja Ampat 9 Desember 2020, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati SE. dan Orideko Iriano Burdam SIP,MM,M.Ec.Dev, ( Faris Ori ) menang telak. Berdasarkan hasil real count lembaga survey Indexpool Indonesia, memiliki selisih suara sebanyak 11.514 suara,

Lembaga survey Indexpool Indonesia merupakan salah satu lembaga survey kredibel yang terlibat dalam perhitungan hasil pemilihan kepala daerah di kabupaten Raja Ampat. Guna memperoleh hasil maksimal yang dapat dipertanggung jawabkan, Indexpool menerjunkan timnya yang tersebar di seluruh distrik dan kampung di seluruh Raja Ampat.

Dalam melakukan perhitungan suara Pilkada Raja Ampat, Indexpool menggunakan 3 metode riset atau perhitungan suara. Yakni menggunakan metode Exit pool. Yakni perhitungan cepat face to face kepada pemilih setelah melakukan pencoblosan di dua Dapil dengan pemilih terbanyak yakni Dapil I Waisai dan Dapil IV Misool.

Baca Juga :  Partai Golkar Serahkan Rekom ke FOR4 di Pilkada Raja Ampat 2020

Metode kedua yang dipergunakan adalah Quick Qount. Yakni perhitungan suara secara cepat dengan menggunakan sample dari 24 distrik. Sementara metode ketiga adalah perhitungan menggunakan data real langsung dari TPS, Jelas Mustamin Wahid dari Indexpool Indonesia.

Satu jam setelah pencoblosan, hasil exit pool sudah keluar dimana Faris Ori unggul sudah unggul diatas 54 persen. Setelah itu dilakukan perhitungan cepat atau quick count dengan sample di 24 distrik dimana Faris Ori unggul 63 %, dan yang terakhir adalah hasil perhitungan nyata atau real count dari 205 TPS di seluruh Raja Ampat, Faris Ori unggul 66,84 %. “jelas Mustamin Wahid dari Indexpool.

Dari perhitungan real count, Faris Ori memperoleh jumlah suara sebanyak 22.850 atau 66,84 %, sementara Kotak Kosong memperoleh 11.336 suara atau 33,16 %. Selisih suara keduanya adalah 11.514 suara. Dengan selisih suara yang sangat jauh tersebut, Faris Ori sudah dipastikan menang telak di Pilkada Raja Ampat 2020.

Baca Juga :  Bersama AFU, Gubernur Papua Barat Resmikan 3 Pelabuhan di Raja Ampat

Dari hasil real count, sebanyak 290 suara tidak sah, sementara dari jumlah DPT sebanyak 36.771 pemilih, dikurangi pemilih yang menggunakan hak suaranya pada Pilkada 9 Desember 2020 sebanyak 34.186, dikurangi surat suara tidak sah, maka pemilih yang tidak menggunakan hak suara sebanyak 2.380 pemilih. (HSG)

Loading...