Soal Ambrocius Nababan, Kapolres Raja Ampat: Percayakan Kepada Kepolisian

Soal Ambrocius Nababan, Kapolres Raja Ampat: Percayakan Kepada Kepolisian
Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre J.W. Manuputty

HARIANNKRI.ID – Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre J.W. Manuputty mengimbau kepada seluruh warga masyarakat, baik di Papua maupun Papua Barat agar tidak tidak terprovokasi terhadap dugaan rasisme yang beredar saat ini di dunia maya.

Dugaan rasisme yang diduga dilakukan politisi partai Hanura, Ambrosius Nabanan melalui akun media sosial yang membandingkan foto aktifis 98 asal Papua Natalius Pigai dengan gambar gorila tersebut.

Hal ini disampaikan Kapolres Raja Ampat di ruang kerja Senin (25/01/2021) kepada sejumlah awak media. Ia mengatakan bahwa terkait dugaan rasisme tersebut pihaknya terus melakukan pendekatan kepada tokoh adat, dan tokoh masyarakat di kabupaten Raja Ampat. Bahwa kepolisian dengan tegas mengawal masalah tersebut sampai pada ranah hukum.

“kami di Polres Raja Ampat juga mengadakan beberapa kegiatan terkait berita rasisme yang beredar saat ini. Kami melakukan beberapa pendekatan terhadap tokoh adat, tokoh masyarakat. Dan juga termasuk kelompok masyarakat Batak yang ada di Raja Ampat. Mereka juga sudah merilis pernyataan bahwa mereka mengutuk dengan keras postingan yang dilakukan oleh Abrocius Nababan itu,” ucap Andre.

Baca Juga :  LBH Phasivic Minta Izin serta Akreditasi Afarma dan Akafarma Dicabut

Ditambahkannya bahwa Ikatan Keluarga Batak Raja Ampat mengutuk tindakan rasisme yang di lakukan oleh Ambrocius Nababan. Mereka juga mengatakan bahwa dugaan rasime tersebut tidak mewakili suku, melainkan tindakan pribadi. Bahkan keluarga Batak di raja ampat menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Papua dan Papua Barat. Mendukung segala bentuk proses hukum yang dilakukan kepolisian terhadap Ambrosius Nababan.

“Mereka mengutuk dan menyayangkan postingan tersebut serta menyatakan bahwa postingan tersebut mewakili pribadi, bukan mewakili suku atau golongan masyarakat Batak seluruh Indonesia. Mereka juga meminta maaf dan mendukung segala proses hukum yang akan dilakukan terhadap Ambrosius Nababan” kata Kapolres Raja Ampat.

Ia menghimbau kepada masyarakat di Papua Barat, khususnya Raja Ampat. Agar tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada pihaknya untuk bekerja.

“Jadi kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang khususnya di wilayah Raja Ampat. Percayakan kepada kepolisian,” sambung Kapolres Raja Ampat.

Baca Juga :  Asati Ikuti West Java International Coffee Festival 2019 di Bandung

Lebih lanjut dikatakannya bahwa dugaan rasisme yang saat ini terjadi akan di tangani secara serius oleh kepolisian sesuai denga hukum yang berlaku.

“Kita pastikan bahwa kasus ini ditangani secara serius. Orang tersebut akan di proses sesuai hukum yang berlaku. Dihimbau kepada masyarakat tetap tenang dan jangan emosi, serahkan kepada pihak yang berwajib. Kita harapankan juga disini, untuk Ambrosius Nababan untuk berbesar hati untuk meminta maaf dan menghapus postingannya. Terutama meminta maaf kepada seluruh masyarakat Papua, baik di Papua maupun di Papua Barat,” ucapnya.

Sebagai Kapolres Raja Ampat, ia menghimbau kepada semua warga masyarakat agar tidak terbawa emosi dan tetap tenang. Jangan muda terpancing dengan ajakan untuk membuat anarkis

“Kami himbau kepada masyarakat di Papua agar tetap tenang dan jangan terbawa emosi. jJangan mengikuti bila ada ajakan-ajakan untuk melakukan tindakan anarkis, jangan di hiraukan,” tutupnya. (HSG)

Loading...