Brigade GPI Jaya Desak Suharso Pecat Ketua DPC PPP Kabupaten Dompu

Brigade GPI Jaya Desak Suharso Pecat Ketua DPC PPP Kabupaten Dompu
Komandan Brigade GPI (Gerakan Pemuda Islam) Jakarta Raya Irwan AHM, Kamis (4/2/2021)

HARIANNKRI.ID – Komandan Brigade GPI (Gerakan Pemuda Islam) Jakarta Raya Irwan AHM meminta DPP PPP berhenti melindungi kader yang bermasalah. Partai PPP adalah partai berasaskan keagamaan dengan sumber kekuatan rohani, moral dan etika. Seharusnya partai membekali semua kadernya dengan nilai-nilai akhlaq al karimah (akhlak mulia).

“Tapi perbuatan kader partai yang menjabat sebagai Ketua DPC PPP kabupaten Dompu yang terlibat dugaan kasus asusila membuat kaget,” ujar Irwan AHM saat konferensi pers di depan Sekretariat DPP PPP Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Ia menjelaskan, pada bulan Juli 2020, marak beredar di media massa dan media sosial setelah seorang laki-laki diberitakan dikeroyok warga karena kedapatan dalam keadaan mabuk berkunjung ke rumah seorang wanita yang diduga selingkuhannya di tengah malam dalam situasi pandemi covid-19. Laki-laki yang dimaksud pada akhirnya diketahui adalah Ketua DPC PPP kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat berinisial MS.

Baca Juga :  Dukungan Terhadap "PUAS" di Pilpres 2019 Terus Mengalir

Karenanya, ia pun meminta Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa beserta Dewan Kehormatan Partai segera memecat MS yang saat ini menjadi Ketua Komisi di DPRD Dompu.

“Gerakan ini adalah bentuk kepedulian terhadap partai Islam,” imbuhnya.

Ia menuturkan, PPP adalah partai yang menjadi simbol perjuangan umat islam Indonesia yang sejatinya mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu, PPP merumuskan visi tentang kehidupan beragama, kehidupan berpolitik, dan kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, kasus asusila yang dilakukan MS selaku kader partai secara tidak langsung telah mencoreng wajah Ketua Umum Suharso Monoarfa dan cita-cita PPP itu sendiri. Brigade GPI pun tegas mengecam dan mendesak agar Ketua Umum dan Dewan Kehormatan Partai segera melakukan langkah kongkrit adili dan pecat pelanggar konstitusi partai.

Baca Juga :  Diduga Kampanye di Masjid, Ketua JPKP Akan Laporkan Caleg DPR RI

“Ketua Umum DPP PPP harus segera mencopot kader perusak citra perjuangan umat Islam kabupaten Dompu. Atas tindakan perilaku asusila tidak sesuai dengan konstitusi Partai PPP sebagai simbol dan amanah umat Islam. Brigade GPI Jakarta Raya meminta Ketua Umum DPP PPP untuk tidak membela kader maksiat. Kami meminta komitmen partai untuk  menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Stop lindungi kader bermasalah di internal PPP Kabupaten Dompu,” tegasnya.

Ia menegaskan, Brigade GPI Jakarta Raya akan terus mendesak DPP PPP untuk segera mencopot Ketua DPC PPP kabupaten Dompu.

“Kami akan kembali hari Selasa jika tuntutan kami ini tidak ditindaklanjuti,” tutup Irwan. (ARB)

Loading...