Satgas Nemangkawi Diperkuat Bergabungnya 6 Polwan Terbaik

Satgas Nemangkawi Diperkuat Bergabungnya 6 Polwan Terbaik
6 Polwan yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi, Jumat (5/3/2021)

HARIANNKRI.ID – Korps Brimob Polri mengirimkan enam perwira terbaik Polisi Wanita (Polwan) untuk bergabung dengan Satgas Nemangkawi untuk memperkuat Operasi Nemangkawi di Papua.

“Ada enam orang Polwan kita yang berangkat ke Papua. Ketika dipanggil negara, dia sudah siap. Lalu Polwan kita itu Polwan yang tangguh, kita buktikan. Ini sebagai bentuk pertanggungjawaban negara kepada Korps Brimob,” kata Panglima Korps Brimob Polri Irjen Anang Revandoko, Jumat (5/3/2021).

Anang mengatakan, keenam anggota Brimob itu telah dilatih dan diuji ketangguhannya di Tanah Cenderawsih.

Pengiriman enam Polwan itu bertujuan untuk melindungi tanah Papua dari ancaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Enam polwan juga akan bekerja sama dengan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI),” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sorong Buka Palang Masyarakat Adat Suku Moi

Menurut Anang, pengiriman enam anggota Polisi Brimob dalam operasi kemanusiaan yang menantang merupakan peristiwa luar biasa.

“Pesan saya kedepannya, kita polwan harus lebih tangguh. Jangan asal bilang ke luar, kita jadi polwan hanya karena kita perempuan, kita tidak bisa. Tapi kita polwan harus bisa melihat situasi dan kondisi itu. terjadi. Harapan saya, kita pulang tuntas, pulang lengkap dengan hasil terbaik untuk bangsa dan negara, ”kata Irjen Anang.

Operasi Nemangkawi adalah operasi kemanusiaan dengan melakukan kegiatan Binmas Noken kepada masyarakat Papua. Operasi Nemangkawi juga melakukan penegakan hukum kepada KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata). Satgas Nemangkawi sendiri dibentuk oleh mantan Kapolri Jenderal Idham Azis dan mulai berditurunkan ke wilayah Papua pada tahun 2019.

Baca Juga :  TNI Gaungkan Wawasan Kebangsaan Kepada Calon Guru Profesi di UMP

Operasi Nemangkawi dibentuk dengan pertimbangan adanya gangguan kamtibmas yang dilakukan oleh KKB Papua yang telah mengganggu kehidupan masyarakat di beberapa wilayah Papua melalui aksi teror bersenjata kepada masyarakat. (OSY)

Loading...