SP2HP Online, Pelapor Bisa Dapatkan Nomor ponsel Penyidik dan Atasan

SP2HP Online, Pelapor Bisa Dapatkan Nomor ponsel Penyidik dan Atasan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat melaunching SP2HP online di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4/2021)

HARIANNKRI.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dengan dilaunching SP2HP Online, masyarakat yang menjadi pelapor dapat secara langsung berkomunikasi dengan penyidik bahkan atasannya. Diharapkan, dengan aplikasi online ini, tidak ada lagi hambatan komunikasi bagi masyarakat pencari keadilan.

Demikian dikatakan Kapolri  saat melaunching SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) dan e-PPNS berbasis online. Launching aplikasi tersebut dilaksanakan di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4/2021).  Ia menambahkan, SP2HP merupakan bentuk jaminan akuntabilitas dan transparansi penyelidikan/ penyidikan.

“Diharapkan dengan adanya aplikasi SP2HP online, tidak ada lagi sumbatan komunikasi atau informasi,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (26/4/2021).

Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, SP2HP ialah layanan kepolisian yang memberikan informasi kepada masyarakat sampai sejauh mana perkembangan perkara yang ditangani. Dalam SP2HP online ini, masyarakat atau pelapor bisa mendapatkan nomor ponsel penyidik berikut atasannya. Dengan begitu, pelapor bisa melakukan komunikasi dan menanyakan langsung jika perkaranya jalan di tempat.

“Masyarakat akan mengetahui batasan waktu penanganan suatu perkara sehingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” ujar Listyo Sigit Prabowo.

SP2HP Online Penjabaran Program Prioritas Kapolri

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menambahkan, diluncurkannya aplikasi SP2HP online dan e-PPNS ini merupakan salah satu bentuk penjabaran dari program prioritas Kapolri. Disamping itu, dengan adanya aplikasi tersebut pelapor dan penasihat hukum mengetahui persis perkembangan perkara yang sudah masuk menjadi laporan kepolisian.

“Dengan adanya lauching ini para pelapor atau penasehat hukum dapat melihat perkembangan daripada laporan yang dilaporkan,” tandas Agus.

Adapun SP2HP nantinya dikelola oleh Kepala Biro Operasional (Karobinops) sementara e-PPNS oleh Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim. (RED)

Loading...