Polri Siapkan Layanan Hotline 110 Untuk Laporkan Aksi Premanisme

Polri Siapkan Layanan Hotline 110 Untuk Laporkan Aksi Premanisme
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

HARIANNKRI.IDKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat untuk memanfaatkan Hotline 110 jika mendapatkan aksi premanisme. Seluruh Polda dan Polres jajaran diminta untuk memberantas setiap tindakan yang meresahkan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya instruksi langsung dari Presiden Jokowi. Kapolri diinstruksikan untuk menindak tegas preman yang sering melakukan pemalakan terhadap sopir kontainer di wilayah Jakarta Utara.

“Seluruh Polda dan Polres jajaran harus menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan. Hal itu demi menjamin keselamatan dan memberi rasa tenang kepada masyarakat,” kata Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Kapolri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Hotline 110 ketika mendapatkan perlakuan premanisme. Menurutnya, layanan tersebut akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari aparat kepolisian.

Baca Juga :  Polri Ungkap Peredaran 2,5 Ton Sabu Jaringan Internasional Timur Tengah

“Masyarakat tetap tenang tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga,” tegas Kapolri.

Negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme

Listyo Sigit Prabowo mengaku telah memberikan instruksi langsung kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan seluruh Kapolda. Untuk tidak memberikan ruang sedikitpun bagi oknum-oknum masyarakat yang melakukan tindakan premanisme.

Kapolri juga meminta kepada jajarannya untuk menginformasikan setiap penangkapan preman kepada media massa. Hal itu bertujuan untuk memberangus dan membuat efek jera para preman.

“Negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme. Oknum dan preman segera bersihkan, tangkap dan tuntaskan,” ujar Kapolri. (OSY)

Baca Juga :  Berkat Program Tabur 31.1 Terpidana Alexander Arif Berhasil Ditangkap
Loading...