Lima Pekerja Proyek Jembatan di Bingki Yahukimo Ditembak KKB

Lima Pekerja Proyek Jembatan di Bingki Yahukimo Ditembak KKB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono

HARIANNKRI.ID – Terjadi kasus penembakan dan penyanderaan terhadap warga sipil yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjat (KKB) di Kampung Bingki Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua, Kamis (24/6/2021) pukul 11.05 WIT. Akibat penyerangan tersebut, 4 korban meninggal dunia dan dan 1 orang luka-luka.

“Dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2021 tercatat gangguan keamanan  oleh KKB di Papua. Yang berakibat 18 korban TNI Polri dan warga sipil meninggal dunia serta 14 lainnya luka-luka akibat serangan KKB. TNI Polri sekarang sedang melalukan pengejaran dan tidak tinggal diam dengan peristiwa tersebut. Akan dilakukan tindakan tegas-terukur terhadap kelompok tersebut.” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dalam pernyataannya, Jumat (25/6/2021).

Dijelaskan, berdasar keterangan saksi di kawasan tersebut, sekitar pukul 09.00 WIT, dengan inisial DK dijelaskan bahwa Karyawan PT-Sinama melakukan aktifitas harian. Yaitu membangun proyek Jembatan Kali Kuk Kampung Samboga Distrik Seradala Kabupaten Yahukimo.

Pukul 11.05 WIT, korban atasnama Saiful yang merupakan Supir (karyawan) pada PT-Sinama bersama karyawan lainnya menggunakan truk sedang mengambil matrial proyek berupa batu ciping (batu olahan) dari Camp Kali Kuk kampung Samboga dengan tujuan PT. Berantas Kampung Sukamo dengan melewati jembatan Kali I kampung Samboga Distrik Seradala.

Baca Juga :  Aqua Japan Optimis Raih Target Market 28 Persen di 2019

Saat melintas jembatan Kali I (ret pertama) dalam mengangkut matrial dari PT Berantas bersama 3 truk lainnya belum ada kelompok KKB. Kemudian Sopir kembali melewati jembatan kali I (Ret kedua) mengangkut matrial dari PT Berantas denganmenggunakan truk berada pada posisi belakang.

“Sesudah melintas jembatan kali I, dari Camp kali Kuk (tempat kerja-red) korban dihadang oleh kelompok KKB di Kali I. Dengan jumlah 30 orang dengan menggunakan alat tajam berupa anak panak, kampak, parang, samurai. Dua orang dari kelompok tersebut membawa 2 pucuk senjata api laras panjang. Selanjutnya terdengar dari pimpinan kelompok tersebut mengatakan bahwa “Laksanakan Operasi dan Periksa mereka”,” ujarnya.

Lanjutnya, sopir kemudian mundur ke belakang untuk memutar kembali ke arah Camp kali Kuk. Bersamaan, terdengan bunyi tembakan laras panjang dari arah depan sopir yang mengakibatkan kaca depan retak tembus ke belakang akibat terkena proyektil senjata api tersebut.

Baca Juga :  Video Cara Membuat Hand Sanitizer Ala Universitas Airlangga

“Atas kejadian tersebut, korban kembali arah tempat bekerja bertempat di Camp PT. Seremony Kali Kuk Kampung Bingki. Untuk berkumpul sesama karyawan dan masyarakat Kampung Bingki,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, pukul 15.50 WIT, personel Polres Yahukimo mendapatkan informasi melalui Via telpon dari AD. Bahwa telah terjadi penembakan terhadap masyarakat Bingky an. Obaja Nang  yang dilakukan oleh KKB kali I.

“Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana pukul 16.05 WIT, mendapat informasi tersebut. Kemudian berkoordinasi dengan Dandim 1715/Yahukimo Letkol inf. Christian F.R. Ireuuw. Guna mengambil langkah penanganan terkait kasus penembakan tersebut,” katanya.

Dijelakan pula, akibat penyerangan tersebut, 4 korban meninggal dunia. Yakni Suardi (Belum teridentifikasi); Sudarto (Belum teridentifikasi); Idin (Belum teridentifikasi), Saiful, umur 47 tahun. Satu orang luka-luka atas nama Obaja Nang, 35 tahun (luka tembak pada bagian paha).

“Menurut saksi mata, masih ada 4 orang pekerja yang disandra KKB. Saat ini polisi masih melakukan pengecekan. Saksi juga menjelaskan bahwa pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Tendius Gwijangge alias tendinus Murib,” tutupnya. (STA)

Loading...