Sebanyak 36 Persen Warga Kota Sorong Sudah Ikut Program Vaksinasi

Sebanyak 36 Persen Warga Kota Sorong Ikut Program Vaksinasi
Salah satu tim Gugus Tugas Satgas Covid - 19 Kota Sorong Papua Barat sedang memberikan keterangan pers disela kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Kamis (21/10/2021)

HARIANNKRI.ID – Pemerintah Kota Sorong melalui Tim Gugus Tugas Satgas Covid – 19 terus berupaya melakukan upaya dalam pencegahan dan penanganan pandemi Covid – 19 yang belum kunjung berakhir. Hal ini dijelaskan Ruddy Rudolf Lakku saat jumpa pers dengan puluhan wartawan di Swiis-Bell Hotel Sorong, disela kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Kamis (21/10/2021).

Sebagai juru bicara, Ruddy menjelaskan bahwa pemerintah kota sorong terus berupaya melakukan pencegahan di wilayah ini.

“Contohnya, yang tidak pakai masker akan ditindak. Bahkan kita pernah membuat peraturan walikota untuk memberikan sanksi denda terhadap pelanggar protokol kesehatan. Yang tidak pakai masker didenda, yang berkerumun didenda,” ucap Ruddy.

Ditambahkan pula bahwa kegiatan tersebut terus dilakukan kepada masyarakat. Baik itu melalui sosialisasi maupun tindakan tegas kepada masyarakat. Sehingga upaya keras pemerintah kota Sorong membuahkan hasil

“Itu tetap dilakukan, baik sosialisasi maupun tindakan tegas terhadap protokol kesehatan. Ternyata tahun ini membuahkan hasil menjadi 98 – 99 % tingkat penyembuhan Covid – 19 di kota Sorong,” tambahnya.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Kota Sorong Ungkap Pengedaran Narkotika

Dijelaskan Jubir, dalam pencegahan team Satgas terus bekerja sampai pada saat ini. Hal ini juga diapresiasi oleh rombongan TNI POLRI bersama Kementerian Perekonomian beberapa waktu lalu saat melakukan kunjungan kerja di kota tersebut.

“Penanganan Covid ini, dilakukan terus sampai saat ini. Keberhasilan keberhasilan yang dilakukan satgas Covid – 19 dan pemerintah kota Sorong itu mendapat apresiasi dari kunjungan panglima TNI Polri dan Menteri Perekonomian,” imbuhnya.

Prosentase Warga Kota Sorong Ikut Program Vaksinasi

Ia menjelaskan bahwa status kota Sorong saat naik dari level sebelumnya yakni 2 ke level 3. Kenaikan level tersebut dijelaskan Ruddy, bukan berarti ada peningkatan pasien terpapar Covid -19. Namun kenaikan level tersebut menanjak naik karena vaksinasi yang belum mencapai 50 persen yang diinginkan.

“Status kota Sorong saat ini naik level 3 dari level sebelumnya 2, kemarin Permendagri keluar, kenaikan level 3 ini bukan berati ada penularan tidak, akan tetapi yang membuat kita naik level adalah tingkat vaksinasi kita yang belum mencapai 50%,” tambahnya.

Baca Juga :  PT Malista Konstruksi Bantah Pernyataan Absalom Malaseme

Ruddy menjelaskan bahwa sampai saat ini di kota Sorong baru 36 % masyarakat yang melakukan waksinasi

“Saat ini kita baru 36% tetapi ini walikota Sorong sudah memerintahkan dinas kesehatan untuk gencarkan vaksinasi”

Ia pun menjelaskan kepada awak media terkait jumlah Pasien berKTP Kota sorpng yang dirawat pada RS Jhon Piet Wanane. Menurutnya, Pemerintah Kota Sorong Bekerja sama dengan Pihak RS JP Wanane terkait Pasien kota yang sedang dirawat pada rumah sakit tersebut.

“Memang untuk penanganan Covid ini tidak bisa dibatasi. Kami ada kalaborasi kerja sama dengan pemerintah kabupaten Sorong dalam hal ini RS JP Wanane. Terkait pasien kota yang dirawat di rumah sakit kabupaten Sorong, itu tetap masuk dalam data kami” tutur Ruddy Lakku mengakhiri. (HSG)

Loading...