Bupati Raja Ampat Minta Semua Pihak Legowo di Masa Pemerintahannya

Bupati Raja Ampat Minta Semua Pihak Legowo di Masa Pemerintahannya
Serah terima jabatan dari PLH Bupati Raja Ampat kepada AFU - ORI Sebagai Bupati Definitif

HARIANNKRI.ID – Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE mengawali hari pertama masuk kerja setelah dirinya bersama Orideko Iriano Burdam, S.Ip, MM. M.Ec.Dev. dilantik sebagai Bupati dan wakil bupati terpilih pada pilkada serentak tahun 2020.

Mengawali hari kerjanya usai dirinya bersama wakil bupati dilantik, ditegaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya tidak boleh ada yang menjadi provokator. Hal ini dikatakan AFU karena Pilkada telah selesai dan yang harus dilakukan adalah membanguna kabupaten raja Ampat yang lebih baik.

“tidak ada interest, politik sudah selesai. Oleh karena itu, saya juga tidak mau ada yang bawa politik di dalam pemerintahan saya,” ucap Bupati Raja Ampat Dua Periode, Senin (1/3/2021).

Baca Juga :  Pasangan Faris Ori Optimis Bawa Kedamaian di Kabupaten Raja Ampat

Dalam kegiatan serah terima jabatan PLH Bupati yang sebelumnya di pimpin Sekda Raja Ampat sebagai Pelaksana Tugas Harain (PLH Red). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Wayag Kantor Bupati Senin (1/3/21)

Sebagai pembina politik, Dihadapan semua pejabat daerah, AFU mengatakan bahwa dirinya akan selalubersama dengan wakil bupati dalam memimpin pemerintah kabupaten raja ampat, dijelaskannya dalam melaksanakan tugas kepala daerah memiliki kapasitas dalam mengambil kebijakan -kebijakan

“Sebab itu, jika ada pihak yang tidak suka dengan kebijakan yang diterapkan, maka sebaiknya legowo dan terbuka. Jangan main di belakang tapi main di depan,” tegas AFU.

Dijelaskannya selama kepemimpinannya lima tahun kedepan dirinya bersama wakil bupati mengorbankan tenaga dan pikiran demi pembangunan di kabupaten Raja Ampat ke arah yang lebih baik. Karena ini tangung jawab besar yang harus diembannya.

Baca Juga :  Rezim Kolaborasi Kapiltalis-Komunis? Sebuah Opini Muslim Arbi

Dijelaskan AFU, niat baik yang diembannya dalam membagun kabupaten yang terdiri dari pulau-pulau ini. Ia meyakini ada benalu Didalam pemerintahannya sehingga ada evaluasi internal yang harus dilakukan demi perbaikan kinerja yang lebih baik.

“Nampaknya selalu ada benalu dalam pemerintahan selama ini, dengan adanya perihal itu. Sehingga ia menegaskan akan ada evaluasi internal di lingkungan pemerintahan,” tutup Politisi Partai Barlambang Mersi ini. (HSG)

Loading...