Kapolres Raja Ampat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat 4 Anggotanya

Kapolres Raja Ampat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat 4 Anggotanya
Kapolres Raja Ampat AKBP Andre J Manuputty SIk selaku memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 4 anggota Polres Raja Ampat, Rabu (9/6/2021)

HARIANNKRI.ID – Kapolres Raja Ampat AKBP Andre J Manuputty SIk selaku memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 4 Anggotanya. PTDH ini dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diamanat dalam suatu Surat Keputusan Kapolda Papua Barat.

Upacara Pemberhentian dengan tidak hormat tersebut dilaksanakan di lapangan apel Mako Polres Raja Ampat, Rabu (9/6/2021). Keputusan tersebut berdasarkan keputusan Kapolda Papua Barat Dr Tornagogo Sihombing SIK MSi. Inspektur Jenderal Polisi tertanggal 26 Februari 2021 Tentang Penjatuhan Hukuman PTDH Yang Diberikan Kepada Setiap Personel Polri yang Dianggap Sudah Tidak Layak Menjadi a Anggota Polri.

Ke Empat Anggota Personel Polres Raja Ampat yang diberhentikan dengan tidak hormat  yaitu :

1. Bripka Maurit Andi Randongkir NRP. 83030090 Jabatan Banit Dalmas Sat Sabhara.

2. Bripka Herry Permana NRP 85040432 Jabatan Ba Polres Raja Ampat.

3. Brigadir Arius Salossa NRP 81040939 Jabatan Bamin Bag Sumda.

4. Brigadir Egar Gintang Faradini NRP 88120081 Jabatan Banit Dalmas Sat Sabhara.

Dalam sambutannya, Kapolres Raja Ampat mengatakan, PTDH tersebut sudah sesuai dengan mekanisme yang diamanat dalam suatu Surat Keputusan Kapolda Papua Barat.

Baca Juga :  Polda Sulsel Tangkap Terduga Penebar Ujaran Kebencian di Raja Ampat

“Sesuai dengan  keputusan Kapolda Papua Barat tetang penjatuhan hukuman PTDH. Yang diberikan kepada setiap personel Polri yang dianggap sudah tidak layak menjadi anggota Polri,” kata Kapolres Raja Ampat.

Pesan Kapolres Raja Ampat Pada Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat

Andre J Manuputty berharap, setelah upacara PTDH tidak ada lagi personel Polres Raja Ampat yang melakukan pelanggaran yang berujung pemberhentian.

“Saya selaku Kapolres Raja Ampat berharap ke depan tidak ada lagi personel Polres Raja Ampat yang melakukan pelanggaran. Apalagi sampai di PTDH,” harapnya.

Kapolres Raja Ampat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat 4 Anggotanya
Kapolres Raja Ampat melakukan penanganan atribut Polri secara simbolis terhadap keempat anggota Polres Raja Ampat, Rabu (9/6/2021)

Kapolres Raja Ampat menjelaskan, keempat anggotanya telah dilakukan pembinaan sebelum di PDTH. Dengan harapan yang bersangkutan bisa berubah dan menjadi lebih baik dalam menjalankan tugas. Namun sampai dengan dikeluarkannya keputusan ini, keempat anggota tersebut belum bisa menunjukan perubahan yang baik.

Lebih lanjut dijelaskan, upacara yang dipimpinannya merupakan keseriusan Kepolisian Republik Indonesia dalam mewujudkan SDM Polri yang unggul. Sehingga menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi. Ia menegaskan, kedisiplinan wajib dimiliki seseorang anggota Polri.

“Upacara ini merupakan salah satu bukti nyata keseriusan Polri dalam mewujudkan SDM Polri yang unggul. Dengan cara menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan personel Polri. Pelanggaran terjadi berawal dari ketidakdisiplinnan. Disipilin merupakan suatu sifat atau kemampuan yang dimiliki seseorang untuk taat dan bisa mengendalikan diri,” ujarnya.

Baca Juga :  Wartawan Banyuwangi Bentuk Wadah Organisasi Pers PETAKA

Kepada Kasi Propam Polres Raja Ampat, Andre J Manuputty mengapresiasi kinerjanya sesuai dengan tugas pokok fungsi dan wewenang yang diemban

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Kasi Propam dan jajarannya yang telah melaksanakan tupoksinya dengan baik. Dan kepada masing-masing kasatfung agar dapat membantu propam dalam pengawasan masing-masing anggotanya,” ucap Andre.

Ia berharap, personil yang di Pemberhentian Tidak Dengan Hormat agar menerima keputusan ini. Walau mereka bukan bagian dari kepolisian tetapi bisa menjadi keamanan dan ketertiban dimana meraka berada.

“Saya berpesan kepada personel yang hari ini di PTDH. Agar senantiasa menerima keputusan ini dengan lapang dada. Meskipun saudara-saudara sudah tidak menjadi angggota polri. Kami berharap Saudara bisa menjadi mitra Polri. Dengan cara tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondisif dimanapun Saudara tinggal,” tutup Kapolres Raja AMpat. (HSG)

Loading...