Forkopimda Kota Salatiga Cek Penerapan PPKM Darurat di Perusahaan

Forkopimda Kota Salatiga Cek Penerapan PPKM Darurat di Perusahaan
Forkopimda Kota Salatiga mengecek pelaksanaan aturan PPKM Darurat, Rabu (14/7/2021)

HARIANNKRI.ID – Forkopimda Kota Salatiga mengecek pelaksanaan aturan PPKM Darurat ke sejumlah perusahaan sektor non essensial, essensial dan kritikal. Pada inspeksi mendadak (sidak) tersebut, semua perusahaan yang didatangi telah mematuhi aturan yang ada.

Pada sidak, Rabu (14/7/2021) tersebut, hadir Walikota Salatiga Yuliyanto SE MM. Ia didampingi Ketua DRPD Dance Iskak Palit MSi, Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Rahmad Hidayat SS, Ketua PN Riyono SH. MH, Dandim diwakili Pabung Mayor Inf Supriyono dan Kepala Dispernaker Drs Budi Prasetyono. Mereka menggelar sidak di sejumlah perusahaan. Diantaranya ke PT. Chaeron Pokphan Indonesia di Jl. Pattimura Tingkir Salatiga dan PT. Formulatrix Jl Soekarno Hatta Argomulyo Kota Salatiga.

Baca Juga :  BPN: Pemilu Harus Jujur dan Adil Agar Nama Baik Negara Tetap Terjaga

Dari hasil sidak tersebut seluruh perusahaan telah menerapkan aturan sesuai PPKM Darurat. Untuk PT Chaeron Pokphan karyawan staf sebanyak 25 persen melaksanakan WFH (Work From Home). Sedangkan karyawan produksi tetap 100 persen masuk, untuk PT Formulatrix hanya memperkerjakan 50 persen karyawannya.

Walikota Salatiga menyatakam bahwa untuk perusahaan non essensial harus tutup atau WFH. Sedangkan perusahaan essensial dan kritikal harus sesuai aturan PPKM Darurat.

“Alhamdulillah dalam sidak yang dilaksanakan Jajaran Forkopimda Kota Salatiga tidak kita temukan pelanggaran. Hal ini tentunya patut kita apresiasi bahwa perusahaan memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah dalam rangka percepatan penanganan Covid-19,” jelas Yuliyanto SE MM.

Kapolres Salatiga Ingatkan Disiplin Penerapan PPKM Darurat

Kapolres Salatiga menambahkan akan terus melaksanakan pendisiplinan penerapan PPKM Darurat. Diharapkan masyarakat turut berperan serta melaporkan kepada petugas apabila masih ada perusahaan yang memaksa bekerja secara WFO (Work From Office) dan tidak melakukan secara Work From Home (WFH).

Baca Juga :  Kapolres Salatiga Apresiasi Antusiasme Warga Ikuti Vaksinasi Massal

“Segera laporkan, laporkan ke Satgas apabila ada perusahaan non essensial yang memperkerjakan karyawan, dan perusahaan essensial maupun kritikal yang tidak sesuai aturan PPKM Darurat. Dan akan kita tindak tegas,’ kata AKBP Rahmad Hidayat, S.S.

Ia menegaskan, penetapan aturan ini dilakukan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi,” tutup AKBP Rahmad Hidayat, S.S. (STA)

Loading...