Polda Jatim Tetapkan Dua Orang Tersangka Pada Pesta Narkoba di Diskotik Phoenix

Polda Jatim Tetapkan Dua Orang Tersangka Pada Pesta Narkoba di Diskotik Phoenix
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto didampingi Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jatim Kompol Alek Sandy Siregar saat konferensi pers terkait dugaan pesta narkoba di Diskotik Phenix, yang digelar di Mapolda Jawa Timur, Senin (28/3/2022)

HARIANNKRI.ID – Polda Jatim akhirnya menetapkan dua dari lima orang yang diamankan pada penggerebekan dugaan pesta narkoba di Diskotik Phoenix Club Surabaya sebagai tersangka. Satu tersangka ditahan dengan sangkaan sebagai pengedar dan satu lagi disangkakan sebagai pengguna, sehingga hanya diwajibkan menjalani rehabilitasi medis dan rahabilitasi sosial.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengatakan, penggerebekan yang terjadi pada hari Minggu (20/3/2022) lalu sekitar pukul 02.00 WIB ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Diinformasikan, di diskotik Phoenix sering terjadi tindak pidana penyalahgunaan dan perederan gelap Narkotika jenis ekstasi. Diduga, peredaran tersebut dilakukan oleh seseorang berinisial IS.

Pada penggeledahan, anggota Ditresnarkoba Polda Jatim melakukan upaya paksa terhadap tersangka IS. Dari IS, petugas berhasil menemukan sejumlah narkoba jenis ekstasi. Sejumlah 9 butir dan Pil warna abu-abu logo Mitsubishi 9 butir yang disimpan di dalam bungkus rokok.

“Bukan hanya IS saja yang diamankan. Namun polisi juga mengamankan AM, SA, CA dan DZ ini berada di satu tempat bersama-sama dengan tersangka IS. Namun demikian, setelah dimintai keterangan penyidik, hanya dua yang diamankan Is dan AM. Sedang lainnya SA, CA dan DZ tak cukup bukti,’ kata Kombes Dirmanto didampingi Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jatim Kompol Alek Sandy Siregar saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Senin (28/3/2022).

Selanjutnya, ujarnya, IS beserta beberapa orang dan barang bukti yang lainnya dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Jatim. Di Mapolda Jatim, petugas pun melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Modus operandi, tersangka IS biasa mengedarkan ekstasi di Club-club malam daerah Surabaya. Dan salah satunya di Club Phoenix,” imbuhnya.

Polda Jatim Tetapkan IS  Sebagai Pengedar dan AM Sebagai pengguna Pada Dugaan Pesta Narkoba di Diskotik Phoenix

IS dijerat  Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman tuntutan pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. Adapun  AM dijerat Pasal 127 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Ia dapat dibuktikan atau terbukti sebagai korban penyalahgunaan narkotika. AM pun wajib menjalani rehabilitasi medis dan rahabilitasi sosial. (OSY)

Loading...