Oknum Karangtaruna Diduga Gelapkan Dana Donasi Quantum Cup di Desa Purwosari

  • Whatsapp
Oknum Karangtaruna Diduga Gelapkan Dana Donasi Quantum Cup di Desa Purwosari
Oknum Karangtaruna Diduga Gelapkan Dana Donasi Quantum Cup di Desa Purwosari

HARIANNKRI.ID – Oknum Karangtaruna Desa Purwosari, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen sekaligus panitia sepak bola, DD, diduga menggelapkan dana donasi untuk acara turnamen sepak bola “Quantum Cup”. Ia dianggap tidak transparan terhadap dana yang diberikan oleh salah satu warga, AF, melalui transaksi transfer rekening ke Bank BNI.

Perihal tersebut diatas AF selaku donatur, mengungkapkan bahwa ia memberikan donasi kepada DD selaku ketua Karangtaruna untuk acara kegiatan turnamen sepak bola “Quantum Cup” melalui transfer rekening Bank BNI beberapa kali. Namun, ketika AF meminta rincian anggaran belanja, DD tidak dapat menunjukkannya.

“Saya transfer uang ke DD selaku ketua Karangtaruna untuk kegiatan turnamen sepak bola “Quantum Cup” beberapa kali,” terang AF saat dikonfirmasi tim media Jumat (05/09/2025).

Lanjut AF, dia menduga secara logika bahwa dana donasi tersebut digelapkan oleh DD, sebab saat ditanya terkait rincian biaya anggaran tidak mau memberikannya. Selain itu tanpa memberikan kejelasan hanya memberi penjelasan bahwa acara sepak bola tersebut merugi.

“Sepertinya donasi untuk acara turnamen sepak bola digelapkan oleh DD, sebab saat saya meminta rincian anggaran belanja dia tidak bisa menunjukkan ke saya sama sekali. Dia hanya ngomong sejak dimulai acara sepak bola sampai akhir turnamen rugi. Tapi terkait kerugian yang mana dan seperti apa saya gak tahu,” lanjutnya.

AF berharap agar pihak berwenang dapat mengambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan kasus ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan. Kepada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya polres Kebumen agar kasus ini diusut tuntas untuk memastikan keadilan dan transparansi penggunaan dana donasi.

“Berharap dugaan penggelapan dana acara ini harus diungkap secara jelas dan transparan. Saya meminta APH segera mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti agar permasalahan agar terang benderang,” harapnya.

Sementara itu IN, Wakil Ketua Karangtaruna Jaya, membenarkan bahwa DD saat ini menjabat sebagai Ketua Karangtaruna di Desa Purwosari. Namun, IN menyanggah adanya pernyataan bahwa kompetisi turnamen sepak bola “Quantum Cup” melibatkan seluruh Karangtaruna.

“Memang benar DD saat ini ketua Karangtaruna. Tetapi turnamen sepakbola yang jelas tidak melibatkan seluruh anggota karangtaruna,” katanya.

Kemudian IN menambahkan, bahwa turnamen tersebut hanya melibatkan Panitia Sepak Bola dan tidak ada keterlibatan dari seluruh Karangtaruna.

“Bahkan saya sendiri tidak dilibatkan dari awal sampai akhir turnamen,” tambahnya.

Kemudian IN menjelaskan bahwa turnamen “Quantum Cup” hanya melibatkan Panitia Sepak Bola yang bertugas mengatur dan melaksanakan kompetisi tersebut. IN berharap agar informasi yang beredar untuk lebih akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Karena turnamen Quantum Cup hanya melibatkan panitia sepak bola yang mengatur dan pelaksana saja. Saya harap hal ini tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat luas,” jelasnya.

Terpisah Kades Purwosari Solehudin, memberikan klarifikasi terkait turnamen sepak bola yang diadakan di desanya. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan kegiatan Karangtaruna, melainkan dilaksanakan oleh panitia sepak bola yang dibantu oleh warga sekitar.

“Sepak bola itu dilaksanakan oleh anggota panitia sepak bola bukan kegiatan dari karangtaruna. Hanya saja kegiatan itu dibantu oleh warga atau lingkungan sekitar,” kata Solehudin.

Namun Solehudin membenarkan bahwa DD adalah ketua Karangtaruna di desanya. Namun ia menegaskan, turnamen sepak bola tersebut tidak dilaksanakan atas nama Karangtaruna.

“Benar bahwa DD itu ketua Karangtaruna. Tapi kegiatan itu bukan atas nama karangtaruna,” jelasnya.

Solehudin menjelaskan bahwa jika kegiatan tersebut memang atas nama Karangtaruna, maka dirinya selaku Kades pasti akan dilibatkan sebagai penanggungjawab.

“Sebab jika itu kegiatan dari karangtaruna secara otomatis saya selaku kades pasti dilibatkan,” pungkasnya.

Kemudian dalam rangka mencari klarifikasi terkait dugaan penggelapan dana donatur untuk kegiatan sepakbola, tim media mendatangi rumah DD, yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Namun, saat tim media tiba di rumah DD, hanya istrinya yang bernama AA yang ada di rumah.
Menurut keterangan AA, istri DD, menuturkan bahwa suaminya sedang keluar dan tidak tahu kemana tujuan suaminya.

“Orangnya sedang keluar, entah kemana tidak tahu,” ungkap AA. (SND)

Pos terkait