Kesra Raja Ampat Siap Bayarkan Biaya Studi Akhir Mahasiswa

Kesra Raja Ampat Siap Bayarkan Biaya Studi Akhir Mahasiswa
Foto Bersama Perwakilan Mahasiswa, DPRD Raja Ampat dan Kabag Kesra setempat usai pertemua di ruang sidang DPRD, Senin (13/12/2021)

HARIANNKRI.IDPemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat menyetujui akan menyelesaikan bantuan biaya studi akhir sebelum tanggal 24 Desember 2021. Hal ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara mahasiswa, DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat di ruang sidang DPRD Kabupaten setempat.

Pertemuan tersebut terjadi pada hari Senin (13/12/2021) yang difasiltasi DPRD Kabupaten Raja Ampat sebagai wakil rakyat. Sebelumnya, perwakilan mahasiswa melakukan demo ke kantor DPRD setempat. Mereka mempertanyakan realisasi beasiswa biaya studi akhir yang diberikan oleh Pemda kepada mahasiswa asal Raja Ampat di berbagai kota studi.

Koordinator aksi, Muhammad Damin Leitafalas menjelaskan, kehadiran dirinya bersama para mahasiwa merupakan hak konstitusi di Indonesia. Mereka mempertanyakan pembayaran biaya studi akhir.

“Untuk mempertanyakan. Kenapa sampai dengan saat ini ada mahasiswa yang berkasnya sudah masuk pada bulan Juni 2021, kenapa belum terbayarkan? Contohnya di Manokwari. Delapan orang yang belum di bayarkan,” kata Damin.

Dijelaskan Damin, Diketahui dari hasil pertemuan bahwa dana bantuan studi akhir tersebut bersumber dari dana Otsus tahun 2021. Menurutnya, jika dana tersebut berasal dari dana Otsus maka peruntukannya harus sesuai dengan amanat UU Otsus No 21 Tahun 2021 Pasal 56.

“Anggaran bantuan studi akhir tersebut bersumber dari dana Otsus. Sesuai dengan UU Otsus No 21 pasal 56. Setiap Provinsi maupun kabupaten/ kota harus memberikan anggaran pendidikan dari SD sampai kepada perguruan tinggi. Ini amanat Undang-undang,” tambahnya.

Sisa Biaya Studi Akhir Mahasiswa Asal Raja Ampat Terrealisasi Sebelum 24 Desember 2021

Dalam pertemuan tersebut, Kabag kesra selaku penanggung jawab pengurusan anggaran studi akhir menjelaskan, mahasiswa di seluruh kota studi yang sudah dibayarkan berjumlah 153 orang dari anggaran 1 miliar yang dialokasikan untuk membiayai studi akhir. Hasil audiensi mahasiswa Raja Ampat dengan DPRD dan pemerintah daerah bahwa anggaran pendidikan untuk biaya studi akhir yang sudah terbayar sebanyak 153 Mahasiswa. Setiap mahasiswa mendapatkan dana sebesar 5 juta rupiah. Artinya, jumlah dana terpakai seesar 765 juta dan sisa anggaran yang belum terbayarkan sebanyak 235 juta.

Ditambahkan Damin, hasil pertemuan tersebut tercapai kesepakatan. Sebelum tanggal 24 Desember 2021, semua akan terrealiasi kepada mahasiswa studi akhir yang terdata di Bagian Kesra di berbagai kota studi

“Kesepakatan bersama mahasiswa, DPRD, dan Pemerintah Daerah. Bahwa sebelum tanggal 24, itu semua sudah direalisasikan kepada mahasiswa yang belum terbayarkan. Sesuia dengan data yang di terima,” tutup Damin Leitafalas.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh wakil ketua I DPRD Kabupaten Raja Ampat, Renold M Bula, Anggota Komisi I, Martunis Mambraku, Kabag Kesra Raja Ampat, Stenly Sauyai dan Perwakilan Mahasiswa Raja Ampat Sorong Raya yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiwa Raja Ampat. (HSG)

Loading...