Operasi Ketupat 2021; Antara Tugas, Kemanusiaan dan Keluarga

Operasi Ketupat 2021; Antara Tugas, Kemanusiaan dan Keluarga
Ilustrasi (foto: Tribunnews/Irwan Rismawan)

HARIANNKRI.ID – Operasi Ketupat adalah sebutan dari kegiatan yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tujuan operasi ini untuk mengamankan jalur mudik pada masa Lebaran. Di Jawa Tengah, operasi tersebut disebut Operasi Ketupat Candi.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk melaksanakan Instruksi Presiden terkait larangan mudik untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Covid-19, Operasi Ketupat 2021 disertai dengan pos penyekatan yang bertugas memeriksa kelengkapan protokol kesehatan saat bepergian yang diatur oleh instansi terkait. Seperti surat anti swab, surat bepergian karena tugas persyaratan lainnya. Adapun pengendara yang melintas dengan tanpa disertai persyaratan yang ditentukan, termasuk pengendara yang memang bertujuan untuk melakukan perjalanan mudik lebaran, akan diputar baik ke daerah asal.

Operasi Ketupat 2021; Antara Tugas dan Kemanusiaan

Tiada ada hari libur. Mungkin kata ini paling tepat disematkan bagi anggota Kepolisian dan petugas gabungan Pos pengamanan lebaran. Bagaimana tidak, di hari yang seharusnya mereka berkumpul dengan keluarga, sanak saudara dan orangtua merayakan hari Lebaran Idul Fitri 1442, para petugas ini justru rela menunaikan tugas memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Baca Juga :  Polres Kebumen Siapkan 4 Pos Penyekatan Larangan Mudik

Seperti halnya yang terlihat di pos pengamanan maupun pos penyekatan lebaran di Kabupaten Brebes ini. Bertajuk Operasi kemanusiaan dengan sandi Ops Ketupat 2021 petugas yang terlibat adalah gabungan dari sejumlah institusi. Baik dari Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP  melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

Dari pantauan tim redaksi, di pos Penyekatan lebaran tepatnya di Exit Tol Pejagan terlihat beberapa orang petugas yang berdiri di tengah jalan melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas. Pengendara yang tidak bisa menunjukan kelengkapan surat akan diputar balik kembali ke arah Jawa Barat atau Jakarta.

Hal ini dituturkan oleh Kepala Pos Penyekatan Pejagan Iptu Ibnu Setyadi. Menurutnya, sejak dimulainya Operasi Ketupat Candi 2021 pada tanggal 6 Mei 2021, petugas gabungan melakukan penyekatan dan telah memutar balik ribuan kendaraan.

Dilema memang dengan membatasi masyarakat untuk tidak mudik di hari Lebaran tahun ini. Sesuai dengan kebijakan pemerintah. Namun demi kepentingan dan keselamatan masyarakat karena masih pandemi Covid-19,” ujar Iptu Ibnu, Jumat (14/5/2021).

Baca Juga :  Kapolri Minta Jajaran Kepolisian Sabar Edukasi Masyarakat Soal Larangan Mudik

Operasi Ketupat 2021; Antara Tugas, Kemanusiaan dan Keluarga

Ditanya tentang suka duka dalam pelaksanaan tugas, Ibnu merasa, selama pelaksanaan tugas dirinya bersama rekan-rekan di lapangan melaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Awal pelaksanaan tugas apalagi personil masih dalam menjalankan ibadah puasa di tengah cuaca yang cukup panas memberikan tantangan tersendiri. Ditambah dengan kegiatan penyekatan yang membatasi kepentingan masyarakat dengan larangan mudik. Membutuhkan kesabaran yang ekstra jangan sampai terbawa emosi dengan penjelasan yang humanis,” ujar Ibnu

Ibnu menambahkan kebersamaan dan kekompakan menjadi penyemangat dalam pelaksanaan tugas. Dengan keterbatasan dan kewajiban menjalankan tugas terkadang petugas di lapangan menyempatkan istirahat dan bersendagurau satu sama lain.

“Paling menghibur diri dengan bercanda satu sama lain. Ataupun menyempatkan berkomunikasi melalui video call dengan keluarga di rumah. Untuk mengurangi ketegangan maupun kelelahan dalam menjalankan tugas,” imbuh Ibnu. (RED/Hms)

Loading...